Banyak Anjing Bebas Berkeliaran di RSUD, Penjelasan Pihak RSUD dan Celetukan Netizen

Banyak Anjing Bebas Berkeliaran di RSUD, Penjelasan Pihak RSUD dan Celetukan Netizen
Direktur RSUD Kab.Nunukan, dr.Dulman L.SpOG

Nunukan – Keberadaan sejumlah anjing liar di RSUD Nunukan Kalimantan Utara menjadi keluhan banyak pasien dan keluarga yang membesuk.


Issue tersebut menjadi bahasan yang lumayan ramai di kalangan masyarakat, bahkan sampai diposting di salah satu akun FB keluarga pasien yang kesal atas kondisi tersebut.


Begini isi unggahan dengan akun yang namanya bertuliskan huruf yang mirip huruf kanji jepang tersebut :


Gaes, hampir sebulan sudah aku turun naik RSUD ni, belum ada perhatian khusus untuk anjing anjing liar yang ada di RSUD ni.


Barusan anjing berkelahi kejar kejaran, keluarga pasien yang posisinya di luar ruangan kebeliangan, kesawanan, gegara anjing banyak di tempat yang seharusnya terjaga kebersihannya.


Bisakah anjing anjing ini ditangani ya? Belum lagi kalau sudah tengah malam, anjing anjing ini kadang ngejilat bekal makanan keluarga pasien, bukankah itu sangat merugikan?


NB : Anjing yang berkeliaran barusan ada 7 ekor cuma yang difoto yang sempat difoto.


Berbagai komentar langsung membanjiri unggahan tersebut, ada yang kocak sampai protes, atau menawarkan solusi cepat atas permasalahan ini.


Akun Suriyani Anhy berkomentar, ‘’Iya betul tu, sama dengan unek unek saya selama ini. Kalau pas lagi menjenguk apalagi kalau sampai nginap di RSUD. Risih dengan banyaknya anjing yang berkeliaran, jadi sangat meresahkan. Semoga jangan sampai ada korban, semisal digigit atau makan makanan bekal, juga jualan orang, kan bisa merugikan,’’tulisnya.


Hal senada juga ditulis oleh akun AdiAndika, ia menulis komentar ‘’pernah saya besuk teman di ruang Anggrek, kurang lebih 5/6 ekor anjing besar besar berkeliaran di RSUD,kayak tempat pelihara jewan saja,’’katanya kesal.


Akun Fina Na menulis ‘’Harusnya yang punya anjing tu tanggung jawab. Aku heran memang, anjingnya buanyak banget bikin takut,’’katanya.


Ada juga netizen yang nyeletuk dengan guyonan lucu, seperti akun Bang Mail, ‘’Kok bisa anjingnya bebas, kita aja mau menjenguk harus antrian dan harus ada jadwal/jamnya,’’katanya heran.


Di sisi lain, ada juga netizen yang mendukung keberadaan anjing di RSUD dengan alasan bantuan keamanan, seperti akun Raka Sahaja, ‘’Gak papa, bagus lagi kalau ada anjing disitu, biar aman kalau malam jagain tempat gelap,’’komentarnya.


Terakhir, ada netizen yang menawarkan jasa untuk solusi masalah tersebut, yaitu akun Reihanarvitoputratoraja, ‘’Tanya dulu sama tetangga di sekitar situ, apakah itu anjing peliharaan tetangga disitu atau bukan, kalau bukan, hubungi saya dan saya siap amankan,’’katanya.


Postingan yang diunggah Sabtu (13/11/2021) tersebut mendapat lebih dari 170 komentar sampai hari ini.


Dimintai tanggapan atas keluhan ini, Direktur RSUD Nunukan dr.Dulman meminta maaf atas kondisi tersebut.


Saat ini, RSUD Nunukan sedang melakukan pembangunan 9 item fisik, mencakup ruang Pinere untuk pasien covid-19, ruang laboratorium, ICU dan sejumlah ruangan lain.


‘’Sehingga kita harus menjebol pagar belakang agar mobil proyek bisa keluar masuk. kita sudah berupaya usir anjing anjing itu, tapi ada lagi dan kembali terus. energy kita akan habis kalau urus itu terus,’’katanya.


Dulman menegaskan, kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama. Paling lambat Desember 2021, proyek pembangunan fisik RSUD Nunukan ditarget rampung.


Setelah selesai, RSUD akan kembali menutup rapat tembok dan pagar sehingga anjing tidak akan masuk lagi seperti sebelumnya.


‘’Kami mohon masyarakat sabar dulu. itu anjing ada pemiliknya, jadi kita tidak boleh terlalu bagaimana. Sudah kita usir, tapi tetap kembali, mohon sabar dulu,’’kata Dulman.(02)