Bupati Nunukan Pastikan Penyelesaian 3 Gedung Kantor Camat di Krayan Tahun 2022

Bupati Nunukan Pastikan Penyelesaian 3 Gedung Kantor Camat di Krayan Tahun 2022
Bupati Nunukan, Hj.Asmin Laura Hafid
Nunukan – Bupati Nunukan Kalimantan Utara Asmin Laura Hafid memastikan penyelesaian gedung Kantor Camat di dataran tinggi Krayan pada awal tahun 2022.
 
Hal tersebut berkaitan dengan sorotan anggota DPRD Nunukan yang mempertanyakan adanya 3 gedung kantor camat yang dibangun 2018 dan sudah tahap finishing namun tak kunjung bisa digunakan.
 
‘’Ini mengenai pembiayaan. Jadi kita bertahap, tapi sebenarnya sudah clear, tinggal finishing. Itu tidak membutuhkan biaya yang banyak, Insyaalloh tahun depan sudah sempurna,’’ujarnya.
 
Sebelumnya diberitakan, Anggota DPRD Nunukan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Krayan, Gat Khaleb mengeluhkan lambannya proyek pembangunan gedung Kantor Camat yang belum selesai sejak 2019.
 
Ada 3 Gedung Kantor Camat yang tinggal tahap finishing, masing masing Gedung Kantor Camat Krayan Tengah, Krayan Timur dan Krayan Barat.
 
‘’Saya sampai putus asa tiap tahun meminta agar itu diselesaikan. Ini masalah pelayanan, silahkan lihat, di tiga Kecamatan Krayan yang kantornya belum selesai dibangun itu, para pejabatnya berkantor di gedung sekolah dan kantor desa,’’ujarnya, Senin (22/11/2021).
 
Padahal, kata Gat, biaya untuk finishing tidak butuh alokasi bernilai miliaran. Hanya sekian ratus juta saja, terlebih gedung tersebut adalah skala prioritas.
 
‘’Kalau dibilang prioritas, itu sangat dibutuhkan. Kalau alasan defisit, masih banyak pembangunan berjalan di Nunukan. Tolong adil, dalam artian kalau di Nunukan ada empat atau lima pekerjaan, di Krayan satulah saja,’’lanjutnya.
 
Mirisnya lagi, pihak sekolah bahkan bersurat ke DPRD Nunukan agar bisa memindahkan pelayanan kantor Camat ke lokasi lain menyusul kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
 
‘’Disuruh pindah mereka, jadi saya katakan ke beberapa pejabat Pemkab Nunukan, kalau sampai 2022 belum selesai itu tiga gedung Kantor Camat, saya kirim terpal dari Nunukan supaya mereka dirikan tenda. Mereka pake berkantor di lapangan bola. Silahkan ditanyakan bahasa saya ke mereka,’’tegasnya.
 
Gat mengaku prihatin dengan kinerja Pemkab Nunukan yang terkesan tidak adil. Pembangunan terus saja timpang dan lebih terkonsentrasi di perkotaan.
 
Bisa dilihat sendiri, pelayanan Kantor Camat yang begitu dibutuhkan masyarakat pedalaman seakan terbengkalai padahal hanya tinggal tahap finishing dan kelengkapan meubelair.
 
‘’Ini soal keseriusan, soal komitmen kita. Berulang kali saya bicara, hasilnya masih begitu terus, sampai putus asa saya,’’keluhnya.(02)