KRI Fatahilah -361 Angkut Bantuan Untuk Korban Gempa di Sulawesi Barat

KRI Fatahilah -361 Angkut Bantuan Untuk Korban Gempa di Sulawesi Barat

TARAKAN - KRI Fatahillah-361 mengangkut bantuan logistic untuk korban gempa di Majene dan Mamuju provinsi Sulawesi Barat, Jumat (22/1/2021).


Logistik yang berasal dari Posko Bantuan Kemanusiaan yang didirikan Lantamal XIII-Tarakan ini diangkut dari dermaga Mambrungan Tarakan Kalimantan Utara menuju dermaga Pangkalan Angkatan Laut Mamuju.


‘’Kegiatan social distribusi bantuan untuk korban bencana alam dilakukan atas dasar rasa kemanusiaan dan rasa peduli prajurit Sapta Marga dan Prajurit TNI AL,’’ujar Komandan guspurla Koarmada II Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo melalui pesan tertulis.


Bantuan yang dikirim menggunakan KRI Fatahilah -361 terdiri dari Sembako, perlengkapan mandi, peralatan bayi, pakaian, makanan ringan dan mie instan.


Bantuan berasal dari instansi TNI/ POLRI dan masyarakat Kalimantan Utara yang berhasil di kumpulkan oleh Posko Bantuan Kemanusian Lantamal XIII/ Tarakan.


Misi bantuan kemanusiaan yang dilakukan KRI Fatahilah -361 menjadi salah satu tugas yang diamanahkan pimpinan tinggi. 


Dijelaskan, saat ini ada beberapa unsur BKO Guspurla Koarmarda II yang sengaja diarahkan untuk menjalankan misi kemanusian dengan membantu membawa bantuan sosial dari masyarakat sekitar Kalimantan, menuju daerah yang mendapat musibah bencana di Sulawesi Barat.


Paket bantuan sosial dari Lantamal XIII/ Tarakan secara simbolis diserahkan langsung oleh Komandan Lantamal XIII Laksma TNI Haris Bima kepada Kas Guspurla Koarmada II Kolonel Laut (P) Fauzi dan dihadiri para pejabat Lantamal XIII/ Tarakan dan Komandan KRI FTH-361 Letkol Laut (P) Ahmad Ahsan.


Sebagai informasi, gempa bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari.


Data sementara, Sebanyak 279 objek dalam keadaan rusak dengan total nilai sekitar Rp 494,28 miliar. 


Kerusakan terdiri dari bangunan masyarakat, rumah negara maupun kantor yang mendukung tugas fungsi pemerintahan pusat di Kota Mamuju dan Kabupaten Majene.(Dzulviqor)