Pilkada Nunukan 2020 Belum Ada Calon Independen Serahkan Berkas

Pilkada Nunukan 2020 Belum Ada Calon Independen Serahkan Berkas
Ketua KPU Nunukan Rahman

Nunukan - Hari pertama penyetoran berkas dukungan terhadap pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan jalur perseorangan masih sepi dari aktivitas pendaftaran.

Rabu 19 Februari 2020 menjadi hari pertama untuk penyerahan berkas balon independen dimana Penyetoran berkas dukungan terhadap bakal Cabup independen pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini akan berakhir tanggal 23 Februari 2020, dengan persyaratan menyerahkan 13.274  Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang tersebar minimal di 11 kecamatan dari 21 kecamatan yang ada di kota Penekindi Debaya.

Ketua KPU Nunukan Rahman mengatakan, KPU masih menunggu tim calon datang membawa syarat dukungannya.

"Ada atau tidaknya calon perseorangan kita akan tahu nanti di batas akhir penyerahan berkas dukungan, tapi saat ini belum ada yang ambil berkas,"ujarnya, Rabu (19/02/2020).

KPU Nunukan telah memberikan arahan terhadap Paslon dan membuka ruang konsultasi, namun sampai hari ini pihaknya belum menerima konsultasi dari bakal calon perseorangan. KPU juga telah melakukan sosialisasi input data dukungan di Silon, 

Banyak masyarakat menilai, Sepinya pendaftar calon jalur perseorangan pada Pilkada 2020 Kabupaten Nunukan ada beberapa faktor. Di antaranya biaya politik yang mahal. Figur yang sulit mendongkrak suara. Popularitas figur dinilai belum mampu mengalahkan figur-figur yang sudah terdengar di publik. Bisa jadi juga karena persyaratan administrasi yang memberatkan dalam pencalonan.

Menanggapi opini masyarakat yang tengah berkembang tersebut, Rahman mempersilahkan mengklarifikasi langsung pada para kontestan.

"Kalau masalah itu silahkan dijawab sendiri atau ditanyakan langsung pada para calon,"kata Rahman.

Jika nanti dimungkinkan ada calon independen yang mendaftar, KPU masih harus melakukan pengecekan berkas jumlah dukungan dan sebaran yang dijadwalkan 19 sampai 26 Februari 2020, 

"Serta verifikasi berkas di tanggal 27 Februari 2020 sampai dengan 25 Maret 2020."kata Rahman.

Untuk diketahui, pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia. Jumlah itu meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Adapun hari pemungutan suara Pilkada jatuh pada 23 September tahun depan.(Dzulviqor)