Sembuyikan Sabu Didalam Kantong Celana Dalam, Buruh Bangunan Ini Diringkus Polisi

Sembuyikan Sabu Didalam Kantong Celana Dalam, Buruh Bangunan Ini Diringkus Polisi
Tersangka A (tengah) yang kini harus meringkuk di Polsek Sebatik Timur

Nunukan – Seorang  lelaki berinisisl A (40) yang sehari harinya bekerja buruh bangunan diringkus anggota personil Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur, Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (10/11/2021).

 

A diringkus polisi karena terbukti membawa  Narkotika golongan I jenis sabu sabu dengan berat bruto 100 Gram.

 

"Pengungkapan tersebut berawal dari informasi dari mayarakat  bahwa ada seseorang yang mencurigaan dari tawau ( malaysia )  yang diduga membawa menguasai memiliki narkotika golongan I jenis sabu sabu,”Kata Kapolsek Sebatik Timur, Iptu. Randhya Sakthika Putra, Kamis (11/11/2021).

 

Ia pun melanjutkan, dari informasi tersebut personil Unit Reskrim Sebatik Timur yang dipimpin Kanit Reskrim Bripka Iwan melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap A.

 

Randhya mengatakan, saat penggeledahan ditemukan 2 bungkus ukuran sedang yang diduga narkotika golongan I jenis sabu sabu yang disimpan di dalam kantong celana dalam yang digunakan A.

 

 

“Sabu sabu seberat 100 gram tersebut rencananya akan dibawa ke Sulawesi Barat melalui jalur laut,” tambahnya.

 

Selain barang bukti 100 gram diduga sabu sabu, polisi juga mengamankan, 2  buah Kondom (Alat Kontrasepsi), Potongan isolasi warna hitam, Kantong plastic warna merah muda, Kantong plastic warna putih, HP ( Hand Phone ) Merk Realme Warna Abu abu dan Celana dalam warna hitam.

 

Randhya menjelaskan, tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mako Polsek Sebatik Timur dan tersangka akan dijerat dengan Pasal 112 ayat 2 sub pasal 114 ayat 2 UU RI NO 35 th 2009 TENTANG NARKOTIKA, dengan Ancaman pidana minimal 20 tahun penjara.

 

“Tidak ada celah bagi orang yang membawa barang haram tersebut yang dapat merusak generasi bangsa Indonesia dan kebetulan bertepatan dengan momentum hari pahlawan, ini sebagai hadiah dan penghargaan kami terhadap jasa jasa para pahlawan yang telah bekerja keras memerdekakan Indonesia, dengan cara menjaga generasi bangsa Indonesia dari segala macam ancaman khususnya ancaman peredaran narkotika,” tutupnya.(01)