3 Tahun DPO, Pelaku Penggelapan Uang Rp 4 Miliar Henni Tandiari Ditangkap di Kendari

3 Tahun DPO, Pelaku Penggelapan Uang Rp 4 Miliar Henni Tandiari Ditangkap di Kendari
Henni Tandiari

NUNUKAN – Unit Reskrim Polres Nunukan Kalimantan Utara berhasil membekuk Henni Tandiari (52), wanita pelaku penggelapan uang Rp 4 miliar milik Perusahaan PT.Sinar Cerah yang merupakan perusahaan rekanan Pemkab Nunukan dalam mengelola Ruko di Tanah Merah Liem Hie Djung Nunukan Barat.


Kasat Reskrim Polres Nunukan, AKP.Marhadiansyah Tofiqs Setiaji mengatakan, Henni diduga melakukan penggelapan uang perusahaan sejak 2013 – 2019.


‘’Henni ini dulunya adalah orang yang dipercaya untuk bagian pemasaran Ruko Tanah Merah. Tapi ternyata dia tidak amanah dan menggunakan uang milik perusahaan untuk kepentingan pribadi. Hasil penjualan dan uang sewa Ruko tidak disetorkan ke Perusahaan,’’ujarnya, Senin (18/04/2022).


Saat issue penggelapan tahun 2019 mencuat di internal PT Sinar Cerah, Henni melarikan diri dan bersembunyi di sejumlah lokasi di luar Kaltara.


Terakhir kali, polisi menemukan keberadaannya di Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Henni membuka usaha kuliner di kota ini.


‘’Kita amankan Henni setelah melakukan pencarian selama tiga tahun. Kita tangkap Maret 2022 lalu,’’lanjutnya.


Saat ini, Henni berada di Penjara Mapolres Nunukan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.


Henni terancam pasal 372 KUHP tentang penggelapan.


Untuk diketahui, PT.Sinar Cerah merupakan perusahaan yang digandeng oleh Pemkab Nunukan untuk pengembangan kawasan Tanah Merah yang merupakan lahan reklamasi.

 


PT.Sinar Cerah dituntut untuk memenuhi kebutuhan sarana perdagangan serta fasilitas lainnya di lahan seluas 73.722 m2 dengan nilai investasi Rp.79.680.000.000 ini.


Kerja sama bertujuan mendaya gunakan asset Pemkab Nunukan sekaligus untuk menambah PAD, dengan jangka waktu 20 tahun terhitung sejak bangunan beroperasi.(02)