Ini Janji PT.PLN Wilayah Berau Untuk Masyarakat Nunukan

Ini Janji PT.PLN Wilayah Berau Untuk Masyarakat Nunukan
Andre Pratama saat menyerahkan permohonan jaringan listrik masyarakat Kampung Tebol.(23/1)

Nunukan - Persoalan ketenaga listrikan di Nunukan Kalimantan Utara seakan tak pernah ada titik temu sehingga selalu saja menjadi trending topik bagi masyarakat.

Perdebatan dan perbincangan akan PLN bahkan berujung pada tuntutan agar manager PLN Rayon Nunukan Rahmat Adi Widodo hengkang dari Nunukan berdasar perjanjian dengan Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat (AMPERA) dimana Rahmat sebagai manager menjaminkan jabatannya jika listrik masih byar pet tanpa kemajuan berarti.

Anggota DPRD Nunukan mencoba sambang langsung ke PT.PLN Wilayah Berau untuk melakukan konfirmasi dan klarifikasi mengapa kondisi kelistrikan tak pernah membaik, sekaligus menagih janji PLN untuk menerangi wilayah yang selama ini belum tersentuh listrik PLN.

"Kita coba kawal issue kelistrikan, kita datang dan meminta kejelasan, ada sejumlah point yang merupakan janji PLN kepada masyarakat perbatasan untuk memberi pelayanan terbaik,"ujar Andre, Kamis (23/01/2020)

Pada forum yang dihadiri Tim PT PLN Cabang Berau Putra selaku Manager Jaringan PLN Berau, Supervisor Perencanaan PLN Berau Bibit, dan Kepala PLN Nunukan Rahmat terjadi kesepakatan yang merupakan janji PT.PLN, janji tersebut masing masing, 

1. PT PLN akan mengupayakan pembangunan Jaringan Baru di Kamp Tebol Desa Sei Limau Kec Sebatik Tengah pada tahun 2020 dengan jalan pengusulan Rebudgeting Belanja PT PLN Cabang Berau Tahun 2020.

2. Terkait dengan Infrastuktur Sutet di Kaltara diproyeksikan akan rampung pada akhir 2020 dan ini sangat menentukan untuk ketersediaan listrik di wilayah kecamatan Lumbis, kecamatan Lumbis Ogong, kecamatan Sembakung, kecamatan Sembakung Atulai, kecamatan Tulin Onsoi, kecamatam Sebuku, dan kecamatan Seimanggaris.

3. PLMG Mansapa dengan kapasitas 10 MW diperkirakan beroperasi pada awal tahun 2021 dan PLTMG Seimanggaris akan mulai pekerjaan fisiknya pada Awal tahun 2020 ini.

4. Dengan progres dimaksud, Kebutuhan Daya listrik di Kabupaten Nunukan 12 MW saat ini bakal memiliki tambahan daya suplay menjadi 13.5 MW artinya dengan beroperasinya PLMTG Mansapa maka Listrik di Kabupaten Nunukan akan mengalami Surplus daya.

"Semoga semua terealisasi dan menjadi jawaban bagi keresahan masyarakat Nunukan,"kata Andre.(Zulfiqor)