Lakukan Under Cover Buy, Satreskoba Nunukan Amankan 2 Ball Sabu Sabu Dengan 4 Tersangka

Lakukan Under Cover Buy, Satreskoba Nunukan Amankan 2 Ball Sabu Sabu Dengan 4 Tersangka
Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka (Sumber : Reskoba Polres Nunukan)
NUNUKAN – Unit Reskoba Polres Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan 4 tersangka pemain narkotika golongan I jenis sabu sabu, dan mengamankan 2 ball narkoba seberat 93,65 gram.
 
Mereka adalah, SG (22), beralamat di Jalan Lawaoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten SidrapM Provinsi Sulawesi Selatan. SY (24), warga Jalan Lumba lumba, Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, Kaltara. 
 
RD (23), berdomisili di Jalan Cik Ditiro, Nunukan Utara, Kabupaten Nunukan Kaltara, dan FH (20), warga Jalan Sibali  Kecamatan Soreang Kota Madya Pare - Pare Provinsi Sulsel. 
 
Kasat Reskoba Polres Nunukan, Iptu.Lusgi Simanungkalit, mengatakan, dibekuknya 4 tersangka narkoba, setelah petugas melakukan tekhnik under cover buy di Jalan Angkasa Nunukan Timur, Senin (04/04/2022) sekitar pukul 22.30 wita.
 
‘’Kami lakukan under cover buy dengan menargetkan SG. Namun saat transaksi dilakukan, SG tidak membawa barangnya dan mengatakan kalau barang masih di tangan temannya SY yang menunggunya di Jalan Antasari Nunukan Timur,’’ujarnya, Senin (11/04/2022).
 
Mendapat pengakuan tersebut, Satreskoba lalu melakukan penangkapan terhadap SY. 
 
Tapi, lagi lagi Polisi tidak menemukan barang bukti narkoba di tangan SY. Petugas lalu menginterogasi SY, saat itu, masuk pesan whatsaap ke Hp SG yang dikirim oleh RD menanyakan kabar transaksi sabu sabu SY.
 
Polisi memburu RD di Jalan Tien Soeharto Nunukan Timur. Dari keterangannya, SG ternyata memiliki 2 bungkus sabu sabu.
 
‘’RD memberitahukan bahwa SG memiliki dua bungkus sabu sabu. Sebelum dijual, RD dan SG, bahkan sempat memakai narkoba yang diambil dari dua bungkus tersebut,’’jelasnya.
 
Tak bisa mengelak, SG terpaksa mengaku bahwa sabu sabu tersebut berada di tangan FH yang sudah ada diatas KM THalia. FH akan membawa sabu sabu tersebut ke Kota Pare Pare Sulsel.
 
Polisi kemudian bergegas mencokok FH, dan Polisi tetap belum menemukan barang bukti. 
 
‘’FH ngaku kalau dia kurir yang akan membawa narkoba ke Pare Pare. Tapi barangnya belum dikasihkan ke dia oleh SG,’’lanjutnya.
 
Polisi terus mengorek informasi, sampai mendapat pengakuan bahwa narkoba tersebut ada di dalam selokan yang berada di Jalan masuk ke TKP, di Jalan Angkasa Nunukan Timur.
 
‘’Disana, ditemukan dua bungkus plastic berlapis lakban coklat. Diketahui, barang tersebut diperoleh dari UD warga Sebatik Barat, Nunukan, Kaltara. Saat ini, empat pelaku dan barang bukti diamankan di Mako Polres Nunukan untuk penyidikan,’’kata Lusgi.
 
Dalam operasi ini, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, masing masing, 2 ball sabu sabu seberat ± 93,65 gram, gulungan lakban warna coklat, gulungan lakban warna hitam, plastik kosong transparan, uang tunai sebesar Rp.700.000.
 
ATM BCA atas nam SG, 1 unit handphone warna hitam biru merk Vivo, 1 unit Hp warba ungu merk Iphone 11, 1 unit Hp merk Oppo warna merah, 1 unit Hp Vivo warna biru, dan 1 unit Hp Nokia warna kuning.
 
 
Untuk diketahui, under cover buy merupakan suatu teknik khusus dalam penyelidikan kejahatan narkoba.
 
Seorang informan/intel atau anggota polisi, bertindak sebagai pembeli dalam suatu transaksi gelap jual beli narkoba. Dimaksudkan agar si penjual, perantara atau orang-orang yang berkaitan dengan supply narkoba, dapat ditangkap beserta barang bukti yang ada padanya.(02)