Modernisasi dan Digitalisasi Polres Nunukan Menuju 2020

Modernisasi dan Digitalisasi Polres Nunukan Menuju 2020

Nunukan - Kepolisian Resort Nunukan Kalimantan Utara mengembangkan inovasi dan kreatifitas dalam bidang pelayanan dan pengelolaan organisasi. Sejumlah sarana prasarana pendukung digitalisasi untuk kebutuhan modernisasi dilakukan menyentuh tiga aspek utama dalam mewujudkan aspek manajemen kepolisian, teknologi kepolisian dan strategi pemolisian.


Kapolres Nunukan AKBP.Teguh Triwantoro SIK.MH mengatakan, modernisasi di bidang manajemen kepolisian dan teknologi kepolisian mensyaratkan perubahan paradigma, strategi dan juga aspek-aspek teknis yang berhubungan dengan penataan organisasi dan penyiapan sumber daya kepolisian yang didukung peran teknologi tinggi dalam mewujudkan organisasi kepolisian yang profesional, efektif, efisien dan modern.


Modernisasi strategi pemolisian untuk mewujudkan perilaku dan budaya organisasi kepolisian yang adaptif dengan perkembangan zaman dalam mencapai manfaat kepolisian di dalam masyarakat yang tidak saja mencegah dan memerangi kejahatan tetapi juga bermanfaat bagi peradaban dan keberlangsungan kehidupan.


"Kita terus berupaya meningkatkan pelayanan, dengan menyesuaikan perkembangan zaman dan kecanggihan teknologi, dan akan mengembangkan terus inovasi menuju 2020,"ujarnya dalam press conference di ruang Endra Dharmalaksana Mapolres Nunukan, Senin (30/12/2019).


Sepanjang 13 bulan kepemimpinan AKBP.Teguh Triwantoro SIK.MH, Polres Nunukan telah membangun,
1. Command center dilengkapi fitur CCTV, monitoring layanan polisi 110, monitor sispamobvit, monitor pantauan hot spot titik api, dan monitor utama aplikasi pelaporan Sitkamtibmas online melalui aplikasi Polisi peduli.
2. Pembangunan Panel data digital, berisi dinamika operasi berupa data situasi, tugas pokok operasi, pelaksanaan, komando dan pengendalian, rencana kegiatan, laporan hasil Satgas, tabulasi kegiatan dan kejadian, laporan analisa dan evaluasi, laporan.
3. Sarana video conference polsek jajaran, dimana Polres membangun sarana video conference di 2 Rayon yang terjangkau jaringan internet, masing-masing Polsek Sebatik Timur sebagai rayon 1, Polsek Sebuku, Polsek Lumbis dan Polsek Sembakung berkedudukan di polsek Sebuku.


"Di bidang IT, kita buat Bhabinkamtibmas Operational Management (BOM), juga pembuatan Aplikasi Polisi Peduli yang merupakan aplikasi berbasis android,"lanjutnya.


Aplikasi polisi peduli memiliki beragam fitur dan pilihan menu, ada open camera, foto grid, tiga pilar kegiatan, kejadian, BOM, HT Gateway, Sispammako, Dana Desa dan Dansos, Berita, penerangan satuan, Visi dan misi, serta panic button.


Tak cukup sampai disitu, memasuki 2020, Polres Nunukan juga telah menyusun program digital untuk pembuatan video analytic berisi:
- Counting, aplikasi yang dapat melakukan perhitungan kendaraan masuk dan keluar suatu wilayah berdasarkan analisa video CCTV yang sudah tergelar.
- Automatic License Plate Recognition (ALPR), merupakan aplikasi pendeteksi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) Otomatis berdasarkan video yang distream oleh CCTV, aplikasi ini akan mengecek frame per frame secara realtime dari video yang diperoleh CCTV untuk selanjutnya diidentifikasi dalam bentuk huruf dan nomor.
- Face Recognition, sistem pengenalan wajah dengan metode image prosesing secara realtime yang dapat terkoneksi perangkat kamera atau CCTV guna dilakukan analysis data.


"Saya pernah minta Pemkab untuk bekerja sama dalam pemasangan CCTV di tempat keramaian atau obyek vital, tapi sampai sekarang tak terealisasi, CCTV kita bayar sendiri, tapi gak masalah karena kita mau wujudkan Kamtibmas, semoga 2020 program kita terealisasi,"lanjut Kapolres.


Modernisasi dalam bidang pelayanan juga dilakukan dengan pembuatan aplikasi Sistem Elektronik Berbasis Aplikasi Terpadu Informasi Kepolisian (SEBATIK), sebuah aplikasi berbasis android yang tersedia di Play Store dan langsung terkoneksi dengan anggota Polres Nunukan.


Aplikasi SEBATIK juga memiliki beragam fitur, yaitu, 
● Kejadian, menu untuk mengirimkan kejadian dan list kejadian yang dikirim masyarakat.
● SKCK online.
● SIM Online
● SP2HP berisi informasi perkembangan hasil penyidikan yang akan diberikan penyidik kepada pelapor.
● IKM online, menyajikan penilaian pelayanan Polres Nunukan periode mingguan serta bulanan.
● Panic Buttom.


"Tinggal klik dua kali secara cepat jika dalam keadaan bahaya dan membutuhkan segera bantuan anggota polisi,"kata Teguh.
Dengan layanan modern itupun, Polres masih menyisakan aplikasi untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat atas layanan yang diberikan. Aplikasi tersebut bernama Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).


Selain pembangunan di bidang IT, Mapolres Nunukan juga terlihat jauh lebih megah dari Sebelumnya, AKBP.Teguh Triwantoro SIK.MH membangun gerbang Bhayangkara masuk menuju Komplek perkantoran Polres Nunukan, dengan sambutan patung Garuda membentangkan sayapnya sebagai lambang kekokohan NKRI di perbatasan RI - Malaysia yang menambah kegagahan markas aparat di perbatasan.


Di sekitar tugu garuda terdapat taman Endra Dharmalaksana 99 dan ruang bermain anak, yang bisa digunakan bersantai bagi masyarakat saat berkunjung ke Polres untuk pembuatan SKCK, SIM ataupun melakukan aduan dan laporan untuk ditindak lanjuti petugas polisi. (Dzulviqor)