Panen Perdana Ikan Bandeng di SMKN I, Hanafiah : Sudah Saatnya Nunukan Miliki Ciri Khas Sendiri

Panen Perdana Ikan Bandeng di SMKN I,  Hanafiah : Sudah Saatnya Nunukan Miliki Ciri Khas Sendiri

PROKOMPIM - Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah melakukan panen perdana budidaya ikan bandeng, di tambak latih yang dikelola oleh siswa bidang Agribisnis, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN I) Nunukan, Sabtu (25/06).

Dalam kesempatan itu, H. Hanafiah berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah kejuruan lain, yang ada di Kabupaten Nunukan, untuk memberikan pembinaan kepada muridnya.

Dia mengatakan, panen perdana yang dilakukan oleh SMKN I Nunukan ini, harus didukung agar dapat meningkatkan perekonomian di masyarakat.

Bentuk dukungan dimaksud salah satunya dengan menyediakan fasilitas tempat pemasaran produk-produk lokal yang dihasilkan oleh masyarakat.

"Kita memiliki etalase yang ada di Tanah Merah, bangunan sangat elok, walaupun pernah mati suri beberapa tahun, sekarang sudah mulai dibina lagi, kita kolaborasi saja. Saya pikir bukan hanya SMK, seluruh lapisan masyarakat yang memiliki produk yang ingin dipasarkan bisa memanfaatkan itu, tidak tertutup," ujar H. Hanafiah.

Dia menambahkan, sudah saatnya Nunukan memiliki ciri khas sendiri, sehingga ketergantungan terhadap produk produk Malaysia, perlahan bisa dikesampingkan.

" Mari kita jawab sama-sama, apa produk kita, jangan hanya Milo dan kangguru, itu bukan ciri khas, kita hanya sebagai marketing saja itu. Jadi ke depan kalau ada produk unggulan SMK yang bersifat baik dan itu bisa kontinyu bisa diproduksi dan pasarkan, boleh melalui etalase yang sudah dibangun itu, semua masyarakat boleh pakai," tegasnya.

Hanafiah menuturkan, pembangunan fisik yang dilakukan oleh Pemerintah harus ditopang oleh kreatifitas dan inovasi-inovasi dari berbagai kalangan, tak terkecuali SMKN I Nunukan.

" Alhamdulillah untuk sekarang sudah ada batik khasnya Kabupaten Nunukan yang dimotori oleh Dinas Pariwisata, untuk itu saya persilahkan untuk ibu-ibu yang ada kerajinan lain silahkan dipasarkan disana melalui Dinas Perdagangan koordinasinya," katanya. (Sumber Prokompim Nunukan)