Polres Nunukan Musnahkan 20 Kg Barang Bukti Narkoba Hasil Tangkapan Awal Tahun 2022

Polres Nunukan Musnahkan 20 Kg Barang Bukti Narkoba Hasil Tangkapan Awal Tahun 2022
Pemusnahan Narkoba : Polres Nunukan musnahkan narkoba jenis sabu sabu seberat 20 Kg

NUNUKAN – Polres Nunukan Kalimantan Utara memusnahkan barang bukti kasus narkotika dengan jumlah 20,238,23 Gram, di Mako Polres Nunukan, Rabu (20/04/2022).


‘’Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 23 perkara yang merupakan hasil tangkapan Reskoba periode Januari hingga April 2022,’’ujar Kapolres Nunukan, AKBP.Ricky Hadianto dalam pers conference yang digelar.


Sejumlah tangkapan besar dan kecil, semua disatukan dan dimusnahkan menggunakan blender sebelum dituang ke closet agar terhindar dari upaya refill atau produksi ulang.


Pemusnahan ini juga mencantumkan barang bukti dengan jumlah besar. Masing masing, 
1.    Tanggal 22 Januari 2022 sekitar pukul 18.50 wita. Sebanyak 3 plastik narkoba seberat 1.426,99 Gram, diamankan dari tersangka Franky Frans Renaldo Anak dari okto Manuputy di dermaga pelabuhan Sei Pancang Sebatik Utara.
2.    Jumat  4 Februari 2022 sekitar 12.30 wita, di Jalan Pasar Baru Nunukan Timur, sebanyak 7 bungkus narkoba jenis sabu sabu dengan berat 6.881,67 Gram, diamankan dari Tersangka Sudirman alias Sudi Bin Muslimin.
3.    Minggu 6 Februari 2022, 3 bungkus sabu sabu seberat 2.997 Gram diamankan dari Iswandi di Jalan Mulawarman Desa Aji Kuning Sebatik Tengah.
4.    Rabu 16 Februari 2022 sekitar pukul 10.30 wita, di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Polisi mengamankan Ismail alias Emang Bin Baco dengan barang bukti sabu sabu seberat 1.867,87 Gram.
5.    Rabu 16 Februari 2022 sekitar 11.40 wita di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Sabu sabu seberat 2.000,61 Gram diamankan dari Katrina Hingi Alias Rina Anak dari Yohanes.
6.    Rabu 16 Februari 2022 sekitar pukul 10.30 wita di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Tersangka bernama Darwis alias Coy Bin Samsul diamankan dengan 2 bungkus narkoba seberat 1.929,79 Gram.
7.    Rabu 16 Februari 2022 sekitar pukul 13.50 wita. Tersangka Tamrin Alias Pacik Kumis Bin Katto diamankan di parkiran Pelabuhan Tunon Taka dengan sabu sabu seberat 2.018,58 Gram.
Ricky menegaskan, Narkoba saat ini sudah menjadi musuh yang nyata bagi kita semua, karena  dampaknya dapat merusak generasi bangsa.


Ancaman dan bahaya Narkoba adalah masalah besar yang tidak mungkin dapat diatasi oleh salah  satu pihak saja,  melainkan harus menjadi persoalan bersama yang harus ditangani bersama dalam satu gerakan  bersama yang dilaksanakan secara berkesinambungan hingga tuntas.


"Kita telah menyatakan perang melawan Narkoba. Mari kita bersinergi, bersatu-padu bersama pemerintah daerah,  stakeholders,  swasta, penggiat anti Narkoba serta seluruh lapisan masyarakat untuk sama sama terlibat dalam membangun komitmen bersama perang melawan Narkoba," katanya.


Menurutnya, ditengah pandemi Covid-19 ini justru penyalahgunaan narkoba harus terus diwaspadai, dengan selalu memperkuat benteng diri sendiri, keluarga dan memperhatikan lingkungan sekitar.


‘’Mari kita rapatkan barisan dan kuatkan kebersamaan dalam memberantas peredaran Narkoba. Terus kita gelorakan semangat hidup sehat tanpa Narkoba,’’tegasnya.


Pemusnahan ini, disaksikan oleh unsur TNI, Kejaksaan Negeri Nunukan, Pengadilan Negeri Nunukan, BNNK Nunukan dan insan Jurnalis.(02)