Tiga Anak Bupati Mengawali Vaksinasi Covid-19 Perdana Untuk Anak Usia 6 – 12 Tahun di Nunukan

Tiga Anak Bupati Mengawali Vaksinasi Covid-19 Perdana Untuk Anak Usia 6 – 12 Tahun di Nunukan
Salah satu anak Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura yang pertama di vaksin untuk anak umur 6 - 12 tahun
Nunukan –  Launching kegiatan vaksinasi perdana untuk anak usia 6 – 11 tahun di perbatasan RI – Malaysia dibuka langsung oleh Bupati Nunukan Kalimantan Utara, Hj.Asmin Laura Hafid selaku ketua Satgas Covid-19 Nunukan, Rabu (04/01/2022).
 
Vaksinasi perdana bagi bocah usia SD tersebut digelar di SDN 005 Nunukan. Lokasi sekolah yang berada di pusat kota dan mudah dijangkau dari segala arah, menjadi pertimbangan pemilihan lokasi launching.
 
Vaksinasi covid-19 perdana untuk anak usia SD, dimulai dengan suntikan bagi putra putri Laura, masing masing, Andi Azizah Adeeva Akbar kelas 2 A, Andi Ahmad Almoza Akbar kelas 4 D, dan Andi Kaulika Beby Azzahrah kelas 6 C. Kebetulan ketiganya bersekolah di SDN 005.
 
‘’Dengan menjadikan anak anak saya sebagai anak pertama yang divaksin, saya ingin menegaskan bahwa vaksin covid-19, aman bagi anak anak,’’ujar Laura.
 
Kebijakan ini juga menunjukkan komitmen Bupati Nunukan, agar wilayah perbatasan RI – Malaysia ini segera mencapai herd immunity.
 
Laura menegaskan, sebagai pemimpin, sudah seharuanya dirinya lebih dulu pasang badan atas segala opini buruk yang selama ini menjadi miss informasi bagi masyarakat.
 
Banyaknya hoaks berseliwerannya di media social terkait vaksin anak, menjadi momok menakutkan dan akibatnya tidak sedikit masyarakat takut dan menolak vaksin.
 
‘’Vaksinasi anak sudah melalui riset dan kajian ilmiah para ahli, sehingga aman untuk dilakukan. Saya berharap para orang tua bisa membantu para tenaga kesehatan melawan covid-19,’’kata Laura.
 
Pencanangan vaksinasi bagi anak usia SD ini, dilakukan setelah Kabupaten Nunukan menyelesaikan misi capaian 70 persen vaksin dosis 1.
 
Data capaian vaksin sebagaimana dicatat Dinas Kesehatan Nunukan, sekitar 78,47 persen atau 114.578 orang, dari sekitar 146.000 sasaran. 
 
Data ini masih dirilis secara manual. Kendala signal wilayah 3T, menjadikan penginputan data lebih lambat, sehingga barometer sementara masih dilakukan offline.
 
Dinas Kesehatan juga menargetkan sekitar 24.000 anak untuk vaksin sinovac. Terdiri dari 23.000 anak sekolah negeri, dan 1833 anak sekolah Madrasah.
 
Kepala Seksi Surveylan dan Imunisasi Dinas Kesehatan Nunukan, Nurmia mengatakan, saat ini, ketersediaan vaksin untuk anak, masih kurang.
 
‘’Kami baru tersedia 5000 vial atau 10.000 dosis, sementara kita butuh lebih 20.000 dosis. Kita sudah melaporkan jumlah kebutuhan dan masih menunggu pengiriman vaksin dari pusat,’’katanya.
 
Vaksinasi hari ini, ditargetkan sekitar 720 dosis. Dan perlahan, akan terus menyasar ke sekolah sekolah SD/MI di wilayah ini.
 
‘’Para vaksinator di Nunukan akan terus melakukan akselerasi vaksin bagi anak, dengan target bisa mencapai 100 persen pada Maret 2022,’’kata Mia.
 
Adapun kondisi kondisi sebaran wabah covid-19 di Kabupaten Nunukan, per 4 Januari 2022 tercatat nihil kasus.
 
Infografis Satgas Covid-19 Nunukan menyebut, jumlah kasus konfirmasi sebanyak 6.420 kasus, sebanyak 6.103 pasien sembuh, dan 137 orang meninggal akibat covid-19.(02)